Posts

1.800 Polisi Lalu Lintas Disiagakan Atur Kelancaran Pembukaan Asian Games

Image
  1.800 Polisi Lalu Lintas Disiagakan Atur Kelancaran Pembukaan Asian Games - Sekitar 1.800 polisi mengatur kelancaran arus lalu lintas kendaraan selama upacara pembukaan Asian Games di Gelora Bung Karno (SUGBK) Stadium Utama pada Sabtu malam. "Kami sudah menyiapkan apel kesiapan di Polda Metro Jaya, dihadiri oleh 1.800 personel," kata Kepala Korps Polisi Lalu Lintas Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa di Jakarta, Sabtu (18/8/2018). Royke mengatakan, pembukaan Asian Games akan berlangsung sekitar pukul 07:00. Namun, polisi lalu lintas telah mempersiapkan sejak pagi. Royke mengatakan bahwa petugas akan mengamankan SUGBK untuk kelancaran lalu lintas mulai dari Jalan Pemuda Pemuda, Jalan Asia Afrika, Jalan Pintu I, Jalan Sudirman dan Jalan Gatot Subroto. Royke mengatakan petugas juga akan menjaga kelancaran lalu lintas di seluruh Jakarta dan sekitarnya sehingga tidak akan ada kemacetan selama Asian Games. Ilustrasi Lalu Lintas Polisi jenderal bintang dua itu mengungk...

Ahok : Saya Memilih Jadi Penulis Jika Bebas

Image
LaptopQQ - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diprediksi akan bebas pada bulan Desember atau Januri 2019. Ketika bebas, Ahok akan menghabiskan lebih banyak waktu menulis. "Rencananya (setelah gratis), menulis buku mungkin bisa berbicara seperti itu," kata mantan Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Gedung Felatelli, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018). Selain menjadi penulis, Ahok juga ingin menjadi pembicara sebagai pembicara atau dalam talkshow. Menurut Djarot, saat berada di Pusat Penahanan Mako di Depok Brimob, Ahok membaca dan menulis banyak buku. BACA JUGA : Pujian Sandiaga Uno Rencana Jokowi Naikkan Gaji PNS "Dia banyak menulis, segera setelah dia keluar dia mungkin pergi berkeliling untuk berbicara, menjadi pembicara tamu, talkshow, atau apa pun," kata politisi PDI Perjuangan itu. Hari ini Ahok, melalui timnya, juga meluncurkan buku berjudul 'Ahok Policy'. Buku ini berisi semua kebijakan yang diamb...

Pujian Sandiaga Uno Rencana Jokowi Naikkan Gaji PNS

Image
  Pujian Sandiaga Uno Rencana Jokowi Naikkan Gaji PNS - Wakil kandidat presiden Sandiaga Uno, memuji niat Presiden Jokowi tentang rencana menaikkan gaji dasar pegawai negeri sipil (PNS) dan dan pensiun tahun depan dengan rata-rata 5 persen. Hal ini disampaikan oleh Jokowi, pada tahun 2019 dan RAPBN Financial Notes di Gedung DPR, pada hari Kamis, 16 Agustus 2018. Menurut Sandiaga, rencana itu bisa meningkatkan pendapatan dari sektor bisnis yang ada. Dan meningkatkan daya beli masyarakat. "Kita perlu apresiasi dengan menaikkan gaji pegawai negeri dan penghasilan dari beberapa sektor bisnis yang meningkatkan daya beli," kata Sandiaga Uno usai mengunjungi PBNU, Jakarta, Kamis (16/8/2018). BACA JUGA : Gaji PNS Naik 5 Persen Dituding Bermuatan Politis Namun, ia menyindir kebijakan tersebut, tidak memihak untuk menjaga stabilitas harga, terutama pangan. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu langsung bercanda, bahwa ia akan memperbaikinya. "Nantinya kami akan memperbaikin...

Gaji PNS Naik 5 Persen Dituding Bermuatan Politis

Image
  Gaji PNS Naik 5 Persen Dituding Bermuatan Politis - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) sebesar 5 persen pada tahun 2019 adalah hal yang wajar. Karena selama 4 tahun terakhir, gaji pegawai negeri tidak berubah. "Ya, karena tidak ada kenaikan gaji selama empat tahun. Dan ini adalah gaji pokok, saya pikir itu wajar saja," kata Sri Mulyani menjawab pertanyaan wartawan terkait dengan tuduhan politisasi kenaikan gaji pegawai negeri menjelang pemilihan presiden 2019 , di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/8) Ketika ditanya apakah kenaikan gaji pegawai negeri akan membebani APBN, Sri Mulyani menjawab dengan tegas. "Anggaran negara memang digunakan untuk membiayai kebutuhan negara," katanya. Selain menaikkan gaji, pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla juga akan memberikan tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 untuk pegawai negeri. THR dan kebijakan gaji ke-13 telah dilaksanakan mulai tahun ini. ...

Bukti Si Mulut Sompret Sakit Jiwa, Ratna mengatakan KH Ma'ruf Amin sudah tua dan sakit

Image
LaptopQQ - Ratna Sarumpaet menyerang KH Ma'ruf Amin yang menjadi wakil presiden Joko Widodo (Jokowi). Katanya, Kiai Ma'ruf sudah tua dan sakit. Berdasarkan keterangannya, Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Hanura juga menanggapi dengan menyebut Ratna sakit mental. Ia menegaskan, seseorang yang divonis mengidap penyakit jantung atau jantung lemah harus melalui pemeriksaan medis terlebih dahulu. BACA JUGA :  PKS Tetap Anggap Fahri Hamzah Bukan Kader Gugat ke MA "Bukan melalui mulut sompret Ratna Sarumpaet," jawab Inas mengutip detik.com, Minggu (8/12/2018). Sebaliknya, seseorang yang sakit mental jelas akan terlihat dari obrolan dan setiap kata yang keluar dari mulutnya. "Seseorang yang sakit mental dapat segera dilihat dari obrolan, seperti Ratna Sarumpaet," lanjutnya. Inas menganggap bahwa pernyataan pendukung Prabowo-Sandiaga adalah tanda penyakit mental. Selain itu, juga karena panik karena mantan menantu Presiden Soeharto g...

Ahok akan Siap Dukung KH Ma’ruf Amin Bersama Jokowi di Pilpres 2019

Image
LaptopQQ - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masih menjalani hukuman karena kasus penodaan agama. Ahok dilaporkan akan bebas pada Agustus 2018, dengan kondisi masa percobaan gratis. Menteri Koordinator Maritim, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan Ahok mengaku siap melakukan kampanye gabungan untuk kemenangan pasangan calon Jokowi dan wakil presiden Ma'ruf Amin. "Ahok mengatakan dia siap untuk berkampanye dengan Jokowi-Ma'aruf Amin jika dia meninggalkan penjara nanti," kata Luhut setelah menghadiri deklarasi relawan Cakra-19 di Hotel Borobudur, Minggu (12/8). Relawan dan pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mengatakan mereka kecewa dengan terpilihnya Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden untuk Joko Widodo dalam pemilihan presiden 2019. BACA JUGA :   Warga Banten Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 Karena kecewa, beberapa dari mereka bahkan berencana untuk tidak memilih dalam pemilihan presi...

Sandi Terancam Kasus Suap Besar

Image
LaptopQQ - Kandidat wakil presiden Sandiaga Uno akhirnya mengakui bahwa ia menuangkan uang dalam jumlah Rp. 1 triliun untuk dua partai anggota koalisi, PKS dan PAN. Menurut Sandi, uang yang ia berikan adalah dana untuk mendukung kampanye. Tentang Rp. Dana 1 triliun pertama kali disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Republik Demokratik Indonesia, Andi Arief, Rabu malam (08/08/2018) Andi menyebut Prabowo sebagai Kardus Jenderal karena menyerahkan uang ke depan, bukan perjuangan. Andi dihujat oleh banyak orang, dari luar partai dan dari dalam partainya. Pernyataannya dikhawatirkan dapat merusak nama baik Demokrat dan SBY, itu juga bisa merusak kekompakan koalisi oposisi. Tapi Andi Arief selamat. Setelah Sandiaga Uno mengakui bahwa ia memberikan Rp 1 triliun untuk PKS dan PAN, apa yang dikatakan Andi Arief? BACA JUGA :  PKS Menyiapkan Mardani Ali Sera Menjadi Pengganti Sandiaga Uno di DKI "Mengenai mas kawin apakah dalam bentuk penaklukan ata...